Pariwara

Panduan Menjadi Eksportir yang Sukses dan Terpercaya

DIY GUIDE - Dalam situs Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, disebutkan bahwa eksportir terbagi menjadi dua kelompok, eksportir produsen dan eksportir bukan produsen. Eksportir produsen adalah mereka yang telah memiliki izin usaha industri sedangkan eksportir bukan produsen adalah mereka yang mempunyai izin usaha perdagangan. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana sebetulnya cara menjadi eksportir yang sukses? Simak uraian berikut untuk lebih jelasnya.

Eksportir berasal dari kata ekspor, yang merupakan kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean Indonesia ke daerah pabean negara lain. Biasanya proses ekspor dimulai dari adanya penawaran dari suatu pihak yang disertai dengan persetujuan dari pihak lain melalui sales contract process, dalam hal ini adalah pihak eksportir dan importir. Proses pembayaran untuk pengiriman ini dapat melalui metode Letter of Credit (L/C) atau non-L/C, masing-masing metode memiliki risiko dan keuntungan tersendiri.

Kegiatan ekspor biasanya membutuhkan kolaborasi atau kerjasama dengan institusi lainnya,. Karena itulah setiap eksportir hendaknya mengetahui dan memahami institusi mana saja yang dapat dihubungi terkait kebutuhannya.

Untuk menjadi seorang eksportir tentu punya syarat-syarat dan ketentuan yang berlaku, di antaranya berbadan hukum, memiliki NPWP dan memiliki izin yang dikeluarkan pemerintah. Tanpa itu semua, kegiatan ekspor yang dilakukan masuk kategori ilegal dan bisa terancam hukuman karena merugikan negara.

Nah, agar lebih jelas apa saja yang mesti disiapkan kalau ingin menjadi eksportir, berikut tersedia tayangan yang harapannya mampu menambah wawasan dan pengetahuan kita seputar dunia ekspor. Selamat menyaksikan.


Posting Komentar

0 Komentar